Sepohon Kayu
Home    Info
About: Membagikan apa yang aku baca. Menuliskan apa yang aku bagi.
Merekam apa yang aku lihat.

Tahukah Kamu?

Jalan orang-orang yang beriman adalah pengetahuan yang mencakup kebenaran dan pengamalan.

Bukanlah jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat.

Orang-orang Yahudi memiliki pengetahuan akan kebenaran, namun mereka tidak mengamalkannya. Maka ALLAH murka terhadapnya. (QS. Al-Maaidah: 60)

Dan orang-orang Nasrani tidak memiliki pengetahuan, mereka enggan mencari kebenaran, maka kesesatan ditimpakan kepadanya. (QS. Al-Maaidah: 77)

Olehkarena itu, jalan orang-orang yang beriman haruslah menyelisihi mereka. Yaitu berpengetahuan tentang kebenaran, lalu mengamalkannya dalam kehidupan. Jangan sampai salahsatu sifat mereka berada dalam kehidupan kita. Tahu tetapi tidak mau mengamalkan, atau enggan berilmu namun bersenang dalam kesesatan.

Ya Rabb, teruslah Engkau bimbing kami di jalan orang-orang yang beriman, dan jangan pernah Engkau simpangkan ke jalan yang lainnya. Aamiin.

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya ALLAH ialah al-Masih putera Maryam,”

Padahal al-Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, ibadahilah ALLAH, Rabbku dan Rabbmu.”

Sesungguhnya yang mempersekutukan (sesuatu dengan) ALLAH, maka pasti ALLAH mengharamkan kepadanya Surga, dan tempatnya ialah Neraka, tidaklah ada bagi orang-orang yang zhalim itu seorang penolong pun. (QS. 5:72)

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya ALLAH salah satu dari yang tiga,” padahal sekali-kali tidak ada ilah (yang berhak diibadahi) selain ILAH YANG ESA.

Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. (QS. 5:73)

Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada ALLAH, dan memohon ampun kepada-Nya. Dan ALLAH Mahapengampun lagi Mahapenyayang. (QS. 5:74)

Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul, yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa Rasul, dan ibunya seorang yang shiddiiqah (benar), keduanya biasa memakan makanan.

Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (Ahlul Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (QS. 5:75).

Dan ingatlah ketika ALLAH berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah engkau mengatakan kepada manusia: ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua Rabb selain ALLAH?’ Isa menjawab: ‘Mahasuci ALLAH, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya).’” (QS. 5: 116).

Adam Keluar Dari Surga Dengan Satu Dosa, Kita?

Hai orang-orang yang senantiasa melihat dengan dua mata tertutup,
dan yang menyaksikan sesuatu hal dalam keadaan tidak sadar.
Kau sambung satu dosa dengan dosa yang lain, lalu berharap menemukan jalan ke Surga dan menjadi ahli ibadah.
Apa kau lupa terhadap Rabb-mu, ketika Dia mengeluarkan Adam darinya (Surga) ke dunia hanya dengan satu dosa?

ياناظر يرنو بعينى راقد ٠ ومشاهدا للامر غير مشاهد
تصل…

View On WordPress

Tidak Paham

Jika aku mendengar perumpamaan di dalam Al-Qur’an, lalu aku tidak memahaminya, maka aku akan menangisi diriku sendiri, karena aku teringat bahwasanya Allah Azza wa Jalla telah berfirman: “Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.” (QS. Al-’Ankabuut: 43)

[Ulama Salaf]

View On WordPress

Pada saat itu Umar bin Khaththab sedang berbincang dengan Ka’ab Al Ahbar.

Umar berkata kepada Ka’ab, “Buat kami takut wahai Ka’ab!”

Maka Ka’ab pun berkata, “Sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang selalu berdiri tegak tulang sulbinya sejak awal penciptaan mereka; dan yang lainnya selalu ruku’ dan tidak mengangkat tegak tulang sulbinya; yang lainnya selalu sujud dan tidak mengangkat kepalanya, hingga waktu ditiupkannya sangkakala terakhir. Mereka semua selalu berdzikir memuji dengan mengucapkan, ‘Maha Suci Allah dengan segala pujian-Nya, kami menyembah-Mu dengan segala bentuk karena hanya Engkau yang harus disembah’.

Kemudian Ka’ab berkata, “Demi Allah, sekiranya ada seorang lelaki pada hari ini yang beramal seperti amalan 70 Nabi, maka dia akan selamat dari dahsyatnya kejadian hari yang akan dilihatnya. Demi Allah sekiranya didekatkannya setimba cairan minyak yang mendidih (dari neraka) diletakkan di wilayah Timur terbitnya matahari, maka akan mendidih ubun-ubun mereka yang berada di wilayah paling Barat. Demi Allah, terdengar gemuruh suara neraka hingga tidak ada malaikat dan lainnya yang mendekati kecuali (orang yang berdosa) berjalan dengan merangkak atau merangkak dengan lututnya dan berkata (penuh penyesalan), ‘Diriku…diriku.’ Hingga Nabi kami (Muhammad), Ibrahim, dan Ishaq berkata, ‘Tuhanku Kekasihmu Ibrahim.’”

Orang-orang yang bersama Umar dan Ka’ab pun menangis tersedu-sedu mendengarnya.

Ketika Umar melihat peristiwa itu, ia berkata, “Wahai Ka’ab, sampaikanlah kepada kami kabar gembira.”

Lalu Ka’ab berkata, “Sampaikanlah kabar gembira, sesungguhnya Allah memiliki 314 syariat. Barangsiapa yang melaksanakan salahsatu darinya dengan ikhlas, maka akan dimasukkan ke dalam surga dengan keutamaan rahmat-Nya. Demi Allah, jika kalian tahu akan rahmat Allah, tentu kalian akan meminta mengakhirkannya di akhir amal. Demi Allah, sekiranya wanita ahli surga turun dari langit ke dunia di waktu malam yang gelap gulita, maka bumi ini akan menjadi terang lebih terang dibanding sinar terang bulan purnama di malam hari, dan akan tercium semerbak wanginya ke segala penjuru bumi. Demi Allah, sekiranya selembar baju ahli surga terlihat saat di dunia, maka akan membuat pingsan tak sadarkan diri orang-orang yang terpana melihat (keindahan)nya.”

****

Selain hadist tersebut, ada sebuah hadist lain, dimana Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sekiranya seorang wanita ahli surga turun ke bumi, maka akan tersebar semerbak wangi misik memenuhi penjuru bumi. Dan cahayanya akan menutupi cahaya matahari dan bulan. Sesungguhya demi Allah, aku memilihmu daripada mereka semua.”

والله ما كنت لأختارك عليهنّ

(Lihat selengkapnya di kitab Zuhud-Ibnu Al Mubarak, Juz 1, hal. 436)

*gambar hanya bersifat ilustrasi sebagai media typography, bukan hak milik setapaklangkah.wordpress.com (tapi ini milik siapa ya, haduh maaf ya lupa sumbernya.hhe)

#ensiklopedisHadist

Pada saat itu Umar bin Khaththab sedang berbincang dengan Ka’ab Al Ahbar.

Umar berkata kepada Ka’ab, “Buat kami takut wahai Ka’ab!”

Maka Ka’ab pun berkata, “Sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang selalu berdiri tegak tulang sulbinya sejak awal penciptaan mereka; dan yang lainnya selalu ruku’ dan tidak mengangkat tegak tulang sulbinya; yang lainnya selalu sujud dan tidak mengangkat kepalanya, hingga waktu ditiupkannya sangkakala terakhir. Mereka semua selalu berdzikir memuji dengan mengucapkan, ‘Maha Suci Allah dengan segala pujian-Nya, kami menyembah-Mu dengan segala bentuk karena hanya Engkau yang harus disembah’.

Kemudian Ka’ab berkata, “Demi Allah, sekiranya ada seorang lelaki pada hari ini yang beramal seperti amalan 70 Nabi, maka dia akan selamat dari dahsyatnya kejadian hari yang akan dilihatnya. Demi Allah sekiranya didekatkannya setimba cairan minyak yang mendidih (dari neraka) diletakkan di wilayah Timur terbitnya matahari, maka akan mendidih ubun-ubun mereka yang berada di wilayah paling Barat. Demi Allah, terdengar gemuruh suara neraka hingga tidak ada malaikat dan lainnya yang mendekati kecuali (orang yang berdosa) berjalan dengan merangkak atau merangkak dengan lututnya dan berkata (penuh penyesalan), ‘Diriku…diriku.’ Hingga Nabi kami (Muhammad), Ibrahim, dan Ishaq berkata, ‘Tuhanku Kekasihmu Ibrahim.’”

Orang-orang yang bersama Umar dan Ka’ab pun menangis tersedu-sedu mendengarnya.

Ketika Umar melihat peristiwa itu, ia berkata, “Wahai Ka’ab, sampaikanlah kepada kami kabar gembira.”

Lalu Ka’ab berkata, “Sampaikanlah kabar gembira, sesungguhnya Allah memiliki 314 syariat. Barangsiapa yang melaksanakan salahsatu darinya dengan ikhlas, maka akan dimasukkan ke dalam surga dengan keutamaan rahmat-Nya. Demi Allah, jika kalian tahu akan rahmat Allah, tentu kalian akan meminta mengakhirkannya di akhir amal. Demi Allah, sekiranya wanita ahli surga turun dari langit ke dunia di waktu malam yang gelap gulita, maka bumi ini akan menjadi terang lebih terang dibanding sinar terang bulan purnama di malam hari, dan akan tercium semerbak wanginya ke segala penjuru bumi. Demi Allah, sekiranya selembar baju ahli surga terlihat saat di dunia, maka akan membuat pingsan tak sadarkan diri orang-orang yang terpana melihat (keindahan)nya.”

****

Selain hadist tersebut, ada sebuah hadist lain, dimana Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sekiranya seorang wanita ahli surga turun ke bumi, maka akan tersebar semerbak wangi misik memenuhi penjuru bumi. Dan cahayanya akan menutupi cahaya matahari dan bulan. Sesungguhya demi Allah, aku memilihmu daripada mereka semua.”

والله ما كنت لأختارك عليهنّ

(Lihat selengkapnya di kitab Zuhud-Ibnu Al Mubarak, Juz 1, hal. 436)

*gambar hanya bersifat ilustrasi sebagai media typography, bukan hak milik setapaklangkah.wordpress.com (tapi ini milik siapa ya, haduh maaf ya lupa sumbernya.hhe)

#ensiklopedisHadist

Tahukah Kamu?

Jika kamu mendengar Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:

يأيّها الّذين ءامنوا

"Wahai orang-orang yang beriman,"

Maka siapkanlah baik-baik pendengaranmu, karena ia mengandung kebaikan yang diperintahkan-Nya atau kejahatan yang dilarang-Nya.

Demikian.

#tipsTadabbur

Pada saat itu Umar bin Khaththab sedang berbincang dengan Ka’ab Al Ahbar.

Umar berkata kepada Ka’ab, “Buat kami takut wahai Ka’ab!”

Maka Ka’ab pun berkata, “Sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang selalu berdiri tegak tulang sulbinya sejak awal penciptaan mereka; dan yang lainnya selalu ruku’ dan tidak mengangkat tegak tulang sulbinya; yang lainnya selalu sujud dan tidak mengangkat kepalanya, hingga waktu ditiupkannya sangkakala terakhir. Mereka semua selalu berdzikir memuji dengan mengucapkan, ‘Maha Suci Allah dengan segala pujian-Nya, kami menyembah-Mu dengan segala bentuk karena hanya Engkau yang harus disembah’.

Kemudian Ka’ab berkata, “Demi Allah, sekiranya ada seorang lelaki pada hari ini yang beramal seperti amalan 70 Nabi, maka dia akan selamat dari dahsyatnya kejadian hari yang akan dilihatnya. Demi Allah sekiranya didekatkannya setimba cairan minyak yang mendidih (dari neraka) diletakkan di wilayah Timur terbitnya matahari, maka akan mendidih ubun-ubun mereka yang berada di wilayah paling Barat. Demi Allah, terdengar gemuruh suara neraka hingga tidak ada malaikat dan lainnya yang mendekati kecuali (orang yang berdosa) berjalan dengan merangkak atau merangkak dengan lututnya dan berkata (penuh penyesalan), ‘Diriku…diriku.’ Hingga Nabi kami (Muhammad), Ibrahim, dan Ishaq berkata, ‘Tuhanku Kekasihmu Ibrahim.’”

Orang-orang yang bersama Umar dan Ka’ab pun menangis tersedu-sedu mendengarnya.

Ketika Umar melihat peristiwa itu, ia berkata, “Wahai Ka’ab, sampaikanlah kepada kami kabar gembira.”

Lalu Ka’ab berkata, “Sampaikanlah kabar gembira, sesungguhnya Allah memiliki 314 syariat. Barangsiapa yang melaksanakan salahsatu darinya dengan ikhlas, maka akan dimasukkan ke dalam surga dengan keutamaan rahmat-Nya. Demi Allah, jika kalian tahu akan rahmat Allah, tentu kalian akan meminta mengakhirkannya di akhir amal. Demi Allah, sekiranya wanita ahli surga turun dari langit ke dunia di waktu malam yang gelap gulita, maka bumi ini akan menjadi terang lebih terang dibanding sinar terang bulan purnama di malam hari, dan akan tercium semerbak wanginya ke segala penjuru bumi. Demi Allah, sekiranya selembar baju ahli surga terlihat saat di dunia, maka akan membuat pingsan tak sadarkan diri orang-orang yang terpana melihat (keindahan)nya.”

****

Selain hadist tersebut, ada sebuah hadist lain, dimana Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sekiranya seorang wanita ahli surga turun ke bumi, maka akan tersebar semerbak wangi misik memenuhi penjuru bumi. Dan cahayanya akan menutupi cahaya matahari dan bulan. Sesungguhya demi Allah, aku memilihmu daripada mereka semua.”

والله ما كنت لأختارك عليهنّ

(Lihat selengkapnya di kitab Zuhud-Ibnu Al Mubarak, Juz 1, hal. 436)

*gambar hanya bersifat ilustrasi sebagai media typography, bukan hak milik setapaklangkah.wordpress.com (tapi ini milik siapa ya, haduh maaf ya lupa sumbernya.hhe)

#ensiklopedisHadist

Pada saat itu Umar bin Khaththab sedang berbincang dengan Ka’ab Al Ahbar.

Umar berkata kepada Ka’ab, “Buat kami takut wahai Ka’ab!”

Maka Ka’ab pun berkata, “Sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang selalu berdiri tegak tulang sulbinya sejak awal penciptaan mereka; dan yang lainnya selalu ruku’ dan tidak mengangkat tegak tulang sulbinya; yang lainnya selalu sujud dan tidak mengangkat kepalanya, hingga waktu ditiupkannya sangkakala terakhir. Mereka semua selalu berdzikir memuji dengan mengucapkan, ‘Maha Suci Allah dengan segala pujian-Nya, kami menyembah-Mu dengan segala bentuk karena hanya Engkau yang harus disembah’.

Kemudian Ka’ab berkata, “Demi Allah, sekiranya ada seorang lelaki pada hari ini yang beramal seperti amalan 70 Nabi, maka dia akan selamat dari dahsyatnya kejadian hari yang akan dilihatnya. Demi Allah sekiranya didekatkannya setimba cairan minyak yang mendidih (dari neraka) diletakkan di wilayah Timur terbitnya matahari, maka akan mendidih ubun-ubun mereka yang berada di wilayah paling Barat. Demi Allah, terdengar gemuruh suara neraka hingga tidak ada malaikat dan lainnya yang mendekati kecuali (orang yang berdosa) berjalan dengan merangkak atau merangkak dengan lututnya dan berkata (penuh penyesalan), ‘Diriku…diriku.’ Hingga Nabi kami (Muhammad), Ibrahim, dan Ishaq berkata, ‘Tuhanku Kekasihmu Ibrahim.’”

Orang-orang yang bersama Umar dan Ka’ab pun menangis tersedu-sedu mendengarnya.

Ketika Umar melihat peristiwa itu, ia berkata, “Wahai Ka’ab, sampaikanlah kepada kami kabar gembira.”

Lalu Ka’ab berkata, “Sampaikanlah kabar gembira, sesungguhnya Allah memiliki 314 syariat. Barangsiapa yang melaksanakan salahsatu darinya dengan ikhlas, maka akan dimasukkan ke dalam surga dengan keutamaan rahmat-Nya. Demi Allah, jika kalian tahu akan rahmat Allah, tentu kalian akan meminta mengakhirkannya di akhir amal. Demi Allah, sekiranya wanita ahli surga turun dari langit ke dunia di waktu malam yang gelap gulita, maka bumi ini akan menjadi terang lebih terang dibanding sinar terang bulan purnama di malam hari, dan akan tercium semerbak wanginya ke segala penjuru bumi. Demi Allah, sekiranya selembar baju ahli surga terlihat saat di dunia, maka akan membuat pingsan tak sadarkan diri orang-orang yang terpana melihat (keindahan)nya.”

****

Selain hadist tersebut, ada sebuah hadist lain, dimana Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sekiranya seorang wanita ahli surga turun ke bumi, maka akan tersebar semerbak wangi misik memenuhi penjuru bumi. Dan cahayanya akan menutupi cahaya matahari dan bulan. Sesungguhya demi Allah, aku memilihmu daripada mereka semua.”

والله ما كنت لأختارك عليهنّ

(Lihat selengkapnya di kitab Zuhud-Ibnu Al Mubarak, Juz 1, hal. 436)

*gambar hanya bersifat ilustrasi sebagai media typography, bukan hak milik setapaklangkah.wordpress.com (tapi ini milik siapa ya, haduh maaf ya lupa sumbernya.hhe)

#ensiklopedisHadist

Allah Dulu, Allah Lagi

Engkau ajarkan kepada kami:
Iyyaakana’budu, wa iyyaaka nasta’iin bukan Iyyaaka nasta’iin, wa iyyaakana’budu.

Tidak ada yang lebih penting daripada penghambaan kepada-Mu. Bahkan permohonan pertolongan itu sendiri.

Mahasuci Engkau, ketika kami beribadah ini dan itu, tujuan kami bukanlah penghambaan, melainkan pencapaian keegoisan kami sendiri melalui permohonan-permohonan yang kami panjatkan.

Dhuha…

View On WordPress

Kecewa

Kecewa http://wp.me/s43Vyb-kecewa

Allah SWT tidak pernah mengecewakanmu.
Kamu sebenarnya selama ini dikecewakan oleh harapan, keinginan, dan angan-anganmu sendiri.

(Halimah Alaydrus)

View On WordPress

Riya’

Riya’ http://wp.me/s43Vyb-riya

Karena memberi teladan itu tidak mungkin dengan menyembunyikan, melainkan justru harus menunjukkan. Maka orang yang bekerja di jalan uswatun hasanah harus rela untuk tidak mendapatkan pahala.

Tetapi, dengan inilah mereka selalu bersemangat untuk melakukan kebaikan demi kebaikan terus menerus. Mereka sadar, mereka tidak memiliki tabungan pahala, dan kemuliaan apapun di sisi Rabb-nya.

11 April 2014

View On WordPress

"Spin Madly On" theme by Margarette Bacani. Powered by Tumblr.