Sepohon Kayu
Home    Info
About: Membagikan apa yang aku baca. Menuliskan apa yang aku bagi.
Merekam apa yang aku lihat.
myidealhome:

glass ceiling 

myidealhome:

  • glass ceiling 

(Source: ferweiirdstuff)

trendgraphy:

Feeling switch by ZK

Ketika kita memandang mata pada kepunyaan orang lain kita merasa “wah enak ya kamu.” Padahal mereka juga mengeluhkan itu.:) ……….. :(

trendgraphy:

Feeling switch by ZK

Ketika kita memandang mata pada kepunyaan orang lain kita merasa “wah enak ya kamu.” Padahal mereka juga mengeluhkan itu.

:) ……….. :(

(via betype)

“Merantaulah. Gapailah setinggi-tingginya impianmu. Bepergianlah. Maka ada lima keutamaan untukmu; melipur duka dan memulai penghidupan baru, memperkaya budi, pergaulan yang terpuji, serta meluaskan ilmu”

Adaptasi syair Imam Syafii (767-820 M) dalam Rantau 1 Muara - A.Fuadi

(via kurniawangunadi)

(via mandalawangi)

Memilih adalah hal yang mudah, namun istiqamah yang diiringi syukur dan sabar dalam pilihan adalah tantangan.

Ketika gaji perusahaan naik (+1). Ketika denda dan penyitaan ijazah tak lagi ada. Dan ketika destinasi Belitung menjadi impian dimasa dulu. Aku memutuskan untuk tidak lanjut di perusahaan ini.

Semua demi masa depan yang aku imani. Bercengkrama dengan keluarga. Menikmati teh hangatmu. Membacakan cerita disaat sebelum tidur maupun berkumpul. Mengajari mereka dengan aneka rupa. Dan masih banyak lagi yang tentu (mungkin saja) tak aku temui bila aku melanjutkan di perusahaan ini.

Ya Rabb, sungguh Engkau yang lebih tahu mana yang baik bagi hamba-Mu.

20 Mei, Yaumul Ba’tsi, Hari Kebangkitan, Move on!

(Source: ranselku-bawa-aku-pergi)

(Source: sarahbethyoga, via penulisbuta)


“The universe is not required to be in perfect harmony with human ambition.” •Carl Sagan

“The universe is not required to be in perfect harmony with human ambition.” •Carl Sagan

(via sebelasbintang)

realfakescientist:

of-castles-and-converses:

awkwardsituationist:

98 year old dobri dobrev, a man who lost his hearing in the second world war, walks 10 kilometers from his village in his homemade clothes and leather shoes to the city of sofia, where he spends the day begging for money.

though a well recognized fixture around several of the city’s chruches, known for his prostrations of thanks to all donors, it was only recently discovered that he has donated every penny he has collected — over 40,000 euros — towards the restoration of decaying bulgarian monasteries and churches and the utility bills of orphanages, living entirely off his monthly state pension of 80 euros and the kindness of others.

and now i’m crying.

Wow

(via thebeautyofislam)

Muhammad Akhyar: Rasa Haru Aktivis

muhammadakhyar:

Tulisan ini adalah karya Garin Nugroho. Terbit di Kompas, 19 Mei 2013. Saya kira tulisan ini layak kita renungkan.

“Aku harus meninggalkanmu meski kamu sekarang punya segalanya: uang, kekuasaan, dan jabatan. Kamu kehilangan satu hal yang membuatku mencintaimu: rasa haru. Kamu tidak seperti…

Muhammad Akhyar: Orang yang Selalu Cuci Tangan

muhammadakhyar:

Cerita pendek yang metaforis ini adalah karya Seno Gumira Ajidarma. Terbit di Kompas, 19 Mei 2013. Kita lihat apakah cerita ini akan jadi cerita pendek terbaik Kompas untuk tahun ini, kita nantikan saja.

Semua orang di kantornya sudah tahu, ia selalu mencuci tangannya. Banyak orang juga…

"Spin Madly On" theme by Margarette Bacani. Powered by Tumblr.